Entri yang Diunggulkan

Cara Aktivasi MS. Office 2019 Secara Mudah

Microsoft telah merilis aplikasi MS. Office 2019 paling baru untuk menggantikan MS. Office 2016 maupun MS. Office 2013 . Beberapa sobat ...

15 Agustus 2015

Download Driver Grafis NVIDIA Support Windows 10

Setelah Microsoft mengumumkan rilis Windows 10, banyak produsen partner yang ikut mengeluarkan produk barunya. Termasuk NVIDIA sebagai raksasa Graphic Card tentu tak ingin produknya tidak mendukung Windows 10 dan DirectX 12. Untuk itu NVIDIA merilis driver terbaru versi 353.62.

Driver grafis NVIDIA versi 353.62 ini support Windows 10 32-bit maupun 64-bit dan Game Ready termasuk tweak terbaru, perbaikan bug seta optimasi untuk memastikan user mendapatkan pengalaman gaming terbaik. Driver 353.62 mendukung GPU GeForce 900 Series, GeForce 700 Series, GeForce 600 Series, GeForce 500 Series dan GeForce 400 Series.

Download Driver Grafis NVIDIA Support Windows 10

Berikut GPU VGA Card NVIDIA yang didukung oleh driver 353.62 :
  • GeForce 900 Series: GeForce GTX TITAN X, GeForce GTX 980 Ti, GeForce GTX 980, GeForce GTX 970, GeForce GTX 960
  • GeForce 700 Series: GeForce GTX TITAN Z, GeForce GTX TITAN Black, GeForce GTX TITAN, GeForce GTX 780 Ti, GeForce GTX 780, GeForce GTX 770, GeForce GTX 760, GeForce GTX 760 Ti (OEM), GeForce GTX 750 Ti, GeForce GTX 750, GeForce GTX 745, GeForce GT 740, GeForce GT 730, GeForce GT 720, GeForce GT 710, GeForce GT 705
  • GeForce 600 Series: GeForce GTX 690, GeForce GTX 680, GeForce GTX 670, GeForce GTX 660 Ti, GeForce GTX 660, GeForce GTX 650 Ti BOOST, GeForce GTX 650 Ti, GeForce GTX 650, GeForce GTX 645, GeForce GT 645, GeForce GT 640, GeForce GT 630, GeForce GT 620, GeForce GT 610, GeForce 605
  • GeForce 500 Series: GeForce GTX 590, GeForce GTX 580, GeForce GTX 570, GeForce GTX 560 Ti, GeForce GTX 560 SE, GeForce GTX 560, GeForce GTX 555, GeForce GTX 550 Ti, GeForce GT 545, GeForce GT 530, GeForce GT 520, GeForce 510
  • GeForce 400 Series: GeForce GTX 480, GeForce GTX 470, GeForce GTX 465, GeForce GTX 460 SE v2, GeForce GTX 460 SE, GeForce GTX 460, GeForce GTS 450, GeForce GT 440, GeForce GT 430, GeForce GT 420


 Download :
- Driver NVIDIA 353.62 32-bit
- Driver NVIDIA 353.62 64-bit

13 Agustus 2015

Download KMSpico 10.1.1 Final dan Portable

KMSpico dikembangkan untuk mengemulasi aktivasi Windows dan MS.Office sehingga anda bisa menggunakan kedua produk Microsoft tersebut secara gratis. KMSpico 10.1.1 Final adalah versi terbaru yang hadir dengan beberapa perbaikan dan peningkatan. Jika pada versi sebelumnya seperti KMSpico 10.0.6 atau KMSpico 10.0.10240 belum sanggup melakukan aktivasi MS.Office 2016, maka pada versi 10.1.1 ini hal itu sudah bukan menjadi masalah.

Download KMSpico 10.1.1 Final dan Portable

KMSpico 10.1.1 menghadirkan perubahan sebagai berikut :

Selain installer KMSpico 10.1.1 ada juga versi portable sehingga anda bisa menjalankan KMSpico dari perangkat removable seperti Flash Disk atau Hard Disk Eksternal. Berikut link download KMSpico v10.1.1 Final

Download :
- KMSpico 10.1.1 Final
- KMSpico 10.1.1 Final (Portable)
- KMSpico 10.1.5 Final
- KMSpico 10.1.6 Final


11 Agustus 2015

Mengenal Chipset Intel Z170

Intel telah merilis Processor Core 6th Generation yang dikenal dengan kode Skylake dan dibarengi oleh Chipset Z170 dari keluarga Intel Chipset 100 Series. Chipset Intel Z170 ini sepenuhnya mendukung socket LGA 1511, memiliki Flex-IO besar yang kemudian disebut HSIO (High Speed Input/Output). Chipset Z170 dibekali 26 Flex-IO yang dapat digunakan dalam berbagai konfigurasi.

Mengenal Chipset Intel Z170

Setiap port 26 HSIO menyediakan berbagai kombinasi sehingga produsen dapat mengaplikasikan yang diinginkan atau yang tidak diperlukan. Selain itu beberapa fungsi ekstra seperti GbE/Ethernet perlu adanya controller tambahan. Secara default, 6 port HSIO pertama adalah USB 3.0 dengan dua USB untuk interkoneksi super speed. 20 port berikutnya dibagi menjadi 4 jalur PCIe sehingga tiap kelompok merupakan bagian dari salah satu controller internal pada chipset.

Mengenal Chipset Intel Z170

Tiga set terakhir diberi label Intel PCIe storage device, dengan demikian Chipset Intel Z70 sekarang ini mendukung perangkat PCIe sebagai bagian dari Rapid Storage Technology. Sehingga memungkinkan perangkat M.2 dan SATA Express untuk berada dalam array RAID selama kedua perangkat tersebut terhubung melalui jalur HSIO ini. Dan perlu dicatat juga bahwa port SATA pada Z170 mendukung mode DEVSLP.

Kita akan segera melihat beberapa controller tambahan hadir pada Motherboard berbasis Chipset Intel Z170, seperti ASMedia ASM1142 untuk memberikan port USB 3.1 Gen 2. Sebetulnya untuk menempatkan port USB 3.1 bisa dengan memanfaatkan controller Intel Alpine Ridge. Bahkan dengan Alpine Ridge juga akan kita dapatkan Thunderbolt 3, DisplayPort dan semua konektor USB Type-C. Alpine Ridge juga bisa bertindak sebagai LS-Pcon dan mengubah sinyal DisplayPort ke sinyal HDMI 2.0 dengan dukungan HDCP 2.2.

Mengenal Chipset Intel Z170

Controller lain adalah Intel Ethernet Connection I219 yang dinamakan Jacksonville. Terdiri atas dua varian yaitu Jacksonville I219LM untuk perusahaan (corporate) dan I129V untuk konsumen (consumer).

Mengenal Chipset Intel Z170

Hebatnya lagi Chipset Intel Z170 saat ini mendukung DMIC (Digital Microphone Direct Attact), dimana anda akan mendapatkan mikropon yang terhubung langsung ke chipset tanpa perlu adanya codec eksternal. Hal ini tentu saja akan menghemat daya dan biaya, khusunya untuk fitur seperti Wake-On-Voice. Daya (power) Chipset Intel Z170 disediakan oleh single power rail demi terciptanya desain yang simpel. 

Namun demikian kehadiran Intel Chipset Z170 akan memberikan kejutan bagi pengguna PC berbasis Windows 7. Karena secara default Z170 dan BIOS tidak akan mendukung sepenuhnya mode EHCI (Enhanced Host Controller Interface) USB 2.0. Artinya dalam beberapa situasi, perangkat USB 2.0 tidak akan bekerja kecuali dalam lingkungan XHCI (Extensible Host Controller Interface).


09 Agustus 2015

Mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10

Keberadaan NetFramework 3.5 di Windows 10 secara default ternyata belum diaktifkan. Yang aktif adalah NetFramework 4.6. Hal ini sama halnya NetFramework 3.5 di Windows 8 dan Windows 8.1. Padahal NetFramework 3.5 sangat diperlukan dalam instal beberapa aplikasi. Untuk itu NetFramework 3.5 di Windows 10 harus kita aktifikan.

Untuk mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10 dapat dilakukan dengan cara update langsung dari Microsoft via jringan internet. Namun jika internet tidak tersedia, NetFramework 3.5 masih bisa diaktifkan melalui installer ISO Windows 10.

Berikut cara mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10 tanpa update :

1. Ketik cmd pada kolom Search.

2. Klik kanan icon command prompt (cmd) lalu pilih run as administrator.

3. Klik kanan file installer iso Windows 10 - mount. Perhatikan drive apa
    installer hasil mount tadi berada.

4. Ketik perintah berikut :
    Dism.exe /online /enable-feature /featurename:NetFX3 /All /Source:d:\sources\sxs /LimitAccess 
    (d: adalah drive mount sesuaikan dengan perangkat optic PC anda).

5. Tekan Enter, dan pastikan proses akan berjalan dan hasilnya seperti
    gambar berikut :
 
Mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10

6. Cek apakah NetFramework 3.5 sudah aktif di PC anda, caranya :
    - Ketik features di kolom Search.
    - Klik icon Turn Windows features on or off.
 
Mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10

    - Hasilnya seperti gambar berikut :
 
Mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10

Demikianlah cara mengaktifkan NetFramework 3.5 di Windows 10 tanpa proses update. Semoga bermanfaat.


07 Agustus 2015

Intel Merilis Processor Skylake

Seperti Microsoft yang telah meluncurkan Windows 10, Intel baru saja merilis Processor Core Generasi Keenam kode Skylake. Dalam tahap awal Intel melepas Intel Core i7-6700K dan Intel Core i5-6600K dengan platform socket LGA 1151. Intel Core 6th Generation ini diproduksi melalui teknologi microarsitektur 14 nm menawarkan desain high performance untuk aktivitas overclocking dan gaming.


Processor Intel Skylake akan didampingi oleh Chipset Intel Z170 dari keluarga Chipset Intel 100 Series, mendukung native dual channel DDR4. Ini berarti menjadi processor pertama Intel yang mendukung DDR4. Selain itu, Skylake juga support DDR3L sebuah memory sebagai transisi ke DDR4 yang ditujukan untuk segmen mainstream. DDR3L ini memiliki tegangan lebih rendah dibanding DDR3.

Intel Core i7-6700K hadir dengan teknologi Hyper Threading terdiri atas 4 core dan 8 thread, memiliki L3 Cache 8 MB serta mendukung PCI Express 3.0 16 lane. Skylake lebih fokus pada efisiensi daya dibanding Broadwell dan hadir dengan TDP (Thermal Design Power) sebesar 91 Watt. Intel Core i7-6700K dibekali frekuensi 1.0 GHz dan mampu digenjot hingga 4.2 GHz via teknologi Turbo Boost. Core i7-6700K dipersenjatai integrated graphic HD 530 (GT2) yang dikenal sebagai Intel 9th Generation Graphics berfrekuensi 1150 MHz ditawarkan dengan harga $350.


Sedangkan Intel Core i5-6600K memiliki base frekuensi 3.5 GHz dan dapat ditingkatkan sampai 3.9 GHz. Terdiri dari 4 core dan 4 thread, L3 Cache 6 MB, support memory 2 channel DDR4-2133 dan DDR3L-1600. Memiliki fitur Quad Core sama seperti Corei7-6700K namun tanpa Hyper Threading. Dilengkapi juga dengan iGPU HD 530 (GT2) dan dijual dengan harga $243.