Jumat, 29 Agustus 2014

AMD Mengenalkan SSD Radeon R7 Series

AMD adalah sebuah perusahaan yang awalnya dikenal sebagai produsen processor dan chipset. Kemudian AMD mengakuisisi ATI Radeon sehingga mereka juga terkenal sebagai pembuat kartu grafis (Radeon Graphic) dan memori (Memory Radeon). AMD kini mulai melebarkan sayapnya dengan memproduksi perangkat storage SSD Radeon R7 Series yang ditujukan bagi para gamer.

AMD Mengenalkan SSD Radeon R7 Series

SSD Radeon R7 Series dibangun dengan menggunakan memory Toshiba NAND Flash 19 nm MLC (Multi-Level Cell). Controller yang dipakai adalah Barefoot 3 M00 buatan OCZ. SSD Radeon R7 Series tampil dalam form factor 2.5 inchi dengan ketebalan 7 mm serta interface SATA 3.0 6 Gbps. Tersedia 3 pilihan kapasitas yaitu 120 GB, 240 GB dan 480 GB.

Ketiga varian SSD Radeon R7 Series menawarkan kecepatan baca (read) sampai 550 MB/s, namun untuk write speed berbeda. Pada Radeon R7 120G dengan kapasitas 120 GB memiliki kecepatan tulis (write) 470 MB/s, sedangkan Radeon R7 240G (240 GB) dan Radeon R7 480G (480 GB) write speed mencapai 530 MB/s. Semua produk dilengkapi fitur enkripsi 256-bit AES dan diberikan garansi hingga 4 tahun.

Berikut Spesifikasi SSD Radeon R7 Series :

Radeon R7 120G
  • Capacity : 120 GB
  • Max Read : 550 MB/s
  • Max Write : 470 MB/s
  • Max Random Read IOPS (4K QD32) : 85,000
  • Max Random Write IOPS (4K QD32) : 90,000
  • Steady-Read Random Write IOPS (4K QD32) : 12,000

Radeon R7 240G
  • Capacity : 240 GB
  • Max Read : 550 MB/s
  • Max Write : 530 MB/s
  • Max Random Read IOPS (4K QD32) : 95,000
  • Max Random Write IOPS (4K QD32) : 90,000
  • Steady-Read Random Write IOPS (4K QD32) : 20,000

Radeon R7 480G
  • Capacity : 480 GB
  • Max Read : 550 MB/s
  • Max Write : 530 MB/s
  • Max Random Read IOPS (4K QD32) : 100,000
  • Max Random Write IOPS (4K QD32) : 90,000
  • Steady-Read Random Write IOPS (4K QD32) : 23,000

Physical
  • Controller : Barefoot 3 M00
  • NAND components : A 19nm Toshiba MLC Flash
  • Interface : SATA 3.0 6 Gbps
  • Form Factor : 2.5 inchi, ultra-slim 7 mm

Reliability
  • Data Path Protection : BCH ECC corrects up to 44 random bits/1KB
  • Encryption : 256-bit AES-compliant
  • Product Health Monitoring : SMART
  • Endurance : Rated for 30 GB/day

Environmental
  • Power Consumption : Idle : 0.6 W, Active : 2.70 W
  • Operating Temperature : 0 - 70 C
  • Shock Resistance : 1500G / 0.5 ms
  • Vibration (operational) : 2.17 Grms (7 - 800 Hz)
  • Vibration (non-operational) : 16.3 Grms (20 - 2000 Hz)




Rabu, 27 Agustus 2014

Cara Memperbaiki Touch Screen Windows 8.1 Yang Selalu Bergoyang

Kejadian aneh pernah ane alami dengan ASUS Transformer Book T100, dimana touch screen selalu bergoyang dan pada layar nampak beberapa point yang aktif dan lintasan selalu bergerak tak teratur. Hal ini membuat Windows 8.1 tak bisa bekerja secara normal. Mau men-shutdown atau restart dari icon Tombol Power pun tidak bisa. Mengapa ini terjadi ....? Karena layar perangkat hybrid tablet dan laptop ini barusan ane bersihin pakai cairan cleaner. Wah pokoknya panik dach jadinya.

Ternyata menurut petunjuk manual penggunaan, tidak diperbolehkan untuk membersihkan touch screen memakai cairan berbahan kimia. Sebab dapat mempengaruhi dan bahkan bisa menyebabkan rusaknya touch screen. Untuk membersihkan layar sebaiknya menggunakan kain lembut yang dibasahi air. Jangan langsung menyemprot cairan di permukaan layar sentuh.

Cara Memperbaiki Touch Screen Windows 8.1 Yang Selalu Bergoyang

Kembali ke pokok permasalahan, bagaimana memperbaiki touch screen Windows 8.1 yang selalu bergoyang karena kesalahan dalam proses pembersihan. Begini langkah yang harus ditempuh :

1. Pasang Tablet pada dock untuk memfungsikan keyboard, karena gerakan
    pointer tidak teratur dan sulit dikendalikan.

2. Tekan tombol Windows + Pause/Break untuk masuk ke System Properties.

3. Klik Device Manager - Perluas item Human Interface Devices.

4. Klik kanan pada HID-compliant touch screen - pilih Disable, maka goyangan
    pada layar akan berhenti seketika.
 
Cara Memperbaiki Touch Screen Windows 8.1 Yang Selalu Bergoyang

5. Tutup jendela Device Manager dan restart komputer.

6. Setelah hidup lagi, aktifkan touch screen pada device manager dengan
    cara klik Enable pada item HID-compliant touch screen.

Nah begitulah yang ane lakukan untuk memperbaiki touch screen Windows 8.1 yang selalu bergoyang. Semoga kejadian ini tidak menimpa pada sobat, hati-hatilah dalam membersihkan touch screen, baik pada tablet maupun smartphone anda.




Senin, 25 Agustus 2014

Sepuluh Teknologi Yang Akan Ditransformasikan Pada PC Mulai Tahun 2015

Setiap tahun kita akan menjumpai PC (Personal Computer) yang tidak hanya kian canggih dan power full, namun juga ringan dan tipis sehingga mudah dibawa ke mana saja. Hal ini seakan menjawab tuntutan kebutuhan masyarakat yang selalu mobile. Tengok saja keberadaan Ultrabook ataupun hybrid Laptop dan Tablet termasuk ASUS Transformer Book T100 dan Dell Venue yang semakin banyak diminati.

Pabrikan hardware maupun software saling berlomba dalam melakukan inovasi demi kepuasan pelanggan mereka. Perangkat portable selalu menyedot perhatian dunia IT dengan menyuguhkan teknologi tiada henti, sebut saja produk Apple seperti iPad atau tablet berbasis Android dan tak ketinggalan tablet Windows 8.1.

Sepuluh Teknologi Yang Akan Ditransformasikan Pada PC Mulai Tahun 2015

Saat ini banyak produsen yang menggodok produk andalan mereka dengan mengadopsi beberapa teknologi canggih yang akan mewarnai dinamika perkembangan perangkat keras dan lunak. Pada kesempatan ini kami tampilkan 10 teknologi yang akan ditransformasikan pada PC mulai tahun 2015.
  1. Processor Intel Broadwell
  2. Saat ini pengguna dihadapkan pada pilihan akan menggunakan perangkat hybrid berbasis Windows 8.1 dengan portabilitas tinggi namun performa sebatas Netbook yang mengadopsi processor Bay Trail. Ataukah memakai processor bertenaga macam Haswell berlayar besar tetapi berat untuk dibawa bepergian. Dilema ini akan terjawab melalui kehadiran processor Broadwell yang didesain dengan teknologi 14 nm. Broadwell memungkinkan terjadinya keseimbangan pada perangkat tablet 2-in-1 berukuran 12.5 inchi yang beratnya kurang dari 1.5 pound dan lebih tipis dari iPad Air.

  3. Processor AMD yang lebih hemat daya
  4. AMD menjanjikan processor yang mereka buat akan lebih hemat hingga 25 kali lipat melampaui Hukum Moore dengan menggeser beberapa beban kerja pada processor grafis (GPU). Jika AMD berhasil mengkombinasikan antara kinerja grafis yang tinggi dengan hematnya daya baterai maka tidak mungkin akan terjadi persaingan sengit dalam komputasi 2-in-1.

  5. Wireless Intel
  6. Mulai tahun 2016 Intel ingin mendorong "PC wire-free" yang bisa men-share konten display ke display lainnya melalui teknologi WiGig. Ide ini berawal dari keinginan Intel untuk menjadikan setiap monitor komputer atau TV bisa menjadi dumb terminal bagi laptop tanpa membutuhkan adanya konektor.

  7. USB Type-C
  8. USB Implementers Forum sedang menyiapkan USB 3.1 yang tidak hanya lebih cepat dari generasi pendahulunya, tetapi akan menggunakan konektor USB Type-C yang reversible tanpa khawatir anda akan terbalik dalam memasang kabel pada USB.

  9. Universal Laptop Charger
  10. International Electrotechnical Commission akan menerbitkan spesifikasi teknis untuk charger laptop universal pada tahun ini. Hal ini akan membuat lega bagi para pelanggan yang merasa kesulitan mencari penganti charger laptop mereka yang hilang atau rusak dengan harga wajar.

  11. DisplayPort Adaptive Sync
  12. Kabar gembira untuk para gamer yang akan mendapatkan game lebih halus tanpa lag karena ada solusi V-Sync berbasis software.

  13. Memory DDR4
  14. Hadirnya modul memory DDR4 dapat meningkatkan bandwidth sampai 50 persen dan lebih hemat daya sampai 35 persen dibanding DDR3. Intel akan mengadopsi DDR4 pada processor Extreme Edition di semester kedua tahun 2014, namun dukungan DDR4 untuk PC baru akan datang dengan munculnya processor Intel Core Generasi keenam kode Skylake di tahun 2015.

  15. Hybrid Memory Cubes
  16. Micron mempelopori teknologi memory yang keluar dari jalur DRAM konvensional dengan mengenalkan teknologi yang dikenal sebagai Hybrid Memory Cubes. Desain teknologi ini adalah dengan menumpuk modul memory secara vertikal. Koneksi yang dihasilkan menawarkan bandwidth hingga 15 kali lipat dan 70 persen energi lebih efisien dibanding DDR3. Teknologi Hybrid Memory Cubes pertama kali akan muncul pada workstation high-performance dan server pada tahun 2015, dan tak menutup kemungkinan pada tahun mendatang akan hadir juga di laptop.

  17. SATA Express
  18. Jika anda sudah menjalankan komputer dengan SSD (Solid State Drive) maka tak ingin berbalik lagi menggunakan HDD (Hard Disk Drive), hal ini disebabkan performa SSD yang memiliki speed di atas HDD. Nah, SATA Express ini memungkinkan PC untuk bekerja jauh lebih cepat dari SSD ataupun hybrid SSD dan HDD, sebab SATA Express mampu menembus kecepatan transfer data hingga 2 Giga Byte per detik. Sebagai perbandingan interface SATA saat ini memiliki kecepatan 6 Giga bit per detik atau setara dengan 0.75 Giga Byte per detik. Ingat besarnya nilai 1 byte = 8 bit. Saat ini pun sudah ada beberapa motherboard yang mengadopsi teknologi SATA Express.

  19. Wireless 802.11ax
  20. Wireless 802.11ax menawarkan kecepatan sampai 4 kali lipat untuk koneksi individu dan mampu meningkatkan manajemen spektrum untuk mengurangi kemacetan hotspot. Namun kita baru bisa menikmati teknologi ini pada perangkat setidaknya sampai tahun 2019.


Sabtu, 23 Agustus 2014

Download IDM 6.21 Build 5 Full Version

Internet Download Manager (IDM) versi 6.21 sudah sampai pada Build 5 dengan menambahkan beberapa fitur pembaruan. Terdapat fitur untuk memilih grup file dalam list IDM dan mengubah folder penyimpanan. Selain itu ada perbaikan sejumlah bug serta beberapa problem pada intersepsi video. Juga peningkatan logic pada panel "Download this video". IDM 6.21 Build 5 ini sudah kompatibel dengan Windows 8.1.

Download IDM 6.21  Build 5 Full Version

Seperti biasa kami juga tampilkan Crack atau Patch untuk menjadikan IDM 6.21 Build 5 ini menjadi Full Version. Setelah instal IDM 6.21 Build 5 di komputer, jalankan Patch dengan cara dobel klik file patch.exe lalu klik Patch.

Download :
- IDM 6.21 Build 5
- Patch




Kamis, 21 Agustus 2014

Motherboard ASRock X99M Killer Fatal1ty

ASRock mengenalkan motherboard seri Fatal1ty terbaru yaitu X99M Killer yang mendukung Processor HED (High End Desktop) Intel Haswell-E dengan platform socket LGA2011-3. ASRock X99M Killer Fatal1ty didesain berbasis chipset X99 dari keluarga Chipset Intel 9 Series. X99M Killer Fatal1ty lebih dari sekedar motherboard gaming yang dibekali port Killer LAN dan LAG Free USB / PS2.

Motherboard ASRock X99M Killer Fatal1ty

ASRock X99M Killer Fatal1ty dipersenjatai satu konektor 8-pin EPS untuk mendukung socket LGA 2011-3, sementara konektor board 24-pin menyediakan daya ke seluruh komponen. ASRock memberikan desain Super Alloy Power termasuk 50 gram Alumunium Alloy untuk heatsink, Premium Alloy Chokes, Dual-Stack MOSFET dan kapasitor polymer berkualitas tinggi guna mencapai performa lebih baik.

ASRock X99M Killer Fatal1ty menampilkan 12 Phase PWM yang mengesankan untuk motherboard micro ATX. Socket LGA 2011-3 dikelilingi oleh 4 slot DIMM DDR4, masing-masing dua slot di setiap sisi dengan total kapasitas maksimum hingga 64 GB. Terdapat LED diagnostik di sebelah kanan slot DIMM, sedangkan Tombol Power On/Off dan Reset ditempatkan di sisi bawah heatsink PCH.

Motherboard ASRock X99M Killer Fatal1ty

Pada bagian storage, Motherboard ASRock X99M Killer Fatal1ty dilengkapi 10 port SATA 6 Gbps, satu port USB 3.0 dan dua port USB 2.0 header. Ada 3 slot ekspansi PCI Express 3.0 x 16 yang disdiakan daya tambahan melalui konektor 4-pin PEG. Masih ada lagi fitur seperti Killer E2200 LAN, Purity Sound 2, panel I/O berupa 4 port USB 2.0, 4 port USB 3.0, eSATA, port PS/2 dan sebuah Gigabit Ethernet. ASRock X99M Killer Fatal1ty dapat anda bawa pulang dengan harga antara $ 250 sampai $ 300.